KAPSUL KULIT MANGGIS Herbal Indo Utama

Kategori Kulit Manggis
Stok 100
Di lihat 153 kali
Harga Rp 45.000
Beli Sekarang
081 5665 3474
081 5665 3474
081 5665 3474

KAPSUL KULIT MANGGIS Herbal Indo Utama merupakan herbal alami yang diformulasi khusus untuk meningkatkan daya tahan tubuh (immune system), mengobati berbagai jenis Kanker & Tumor, antioksidan pencegah radikal bebas / sel Kanker, mencegah penuaan dini, menormalkan kadar gula darah, menormalkan kolesterol, memelihara kesehatan kulit, dan secara tradisonal membantu mengobati berbagai penyakit yang ringan maupun kronis. KAPSUL KULIT MANGGIS Herbal Indo Utama diracik dari tanaman herbal berkhasiat tinggi, yaitu Kulit Manggis (Garcinia mangostana L.). KAPSUL KULIT MANGGIS Herbal Indo Utama berbentuk ekstrak serbuk yang dikemas dalam sediaan kapsul, sehingga lebih praktis & lebih berkhasiat untuk dikonsumsi sebagai terapi pengobatan. Herbal alami yang telah terbukti secara medis dan empiris. Herbal yang Sangat Laris di Pasaran, Buktikan Khasiatnya….!!!

Kemasan dan Isi :

Botol Plastik 60 kapsul

Legalitas Produk :

POM TR. 133 372 261

Tentang KAPSUL KULIT MANGGIS Herbal Indo Utama :

          KAPSUL KULIT MANGGIS Herbal Indo Utama adalah herbal alami yang diproduksi oleh CV. Herbal Indo Utama (HIU) – Magelang. CV. Herbal Indo Utama (HIU) – Magelang merupakan produsen sentra alami Ath-thibbun Nabawi yang mengembangkan metode pengobatan alami, mengacu pada sistem pengobatan metode Nabi (Thibbun Nabawi) yang dipadukan dengan tanaman asli Indonesia yang sudah turun-temurun secara empiris dan terbukti berkhasiat mengatasi berbagai macam penyakit. Alhamdulillah produk CV. Herbal Indo Utama (HIU) – Magelang sudah resmi berizin edar BPOM RI, DEPKES, Lolos Uji Mikrobiologi, Uji Bebas Bahan Kimia Obat, Cangkang Kapsul Halal, dibawah pengawasan Apoteker, dan 100% terbuat dari bahan herba alami.

Mengenal Kulit Manggis

 Manggis (Garcinia mangostana L.) adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Kepulauan Nusantara. Tumbuh hingga mencapai 7 sampai 25 meter. Buahnya juga disebut manggis, berwarna merah keunguan ketika matang, meskipun ada pula varian yang kulitnya berwarna merah. Buah manggis dalam perdagangan dikenal sebagai “ratu buah”, sebagai pasangan durian, si “raja buah”. Buah ini mengandung mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Sehingga di luar negeri buah manggis dikenal sebagai buah yang memiliki kadar antioksidan tertinggi di dunia. Manggis berkerabat dengan kokamasam kandis dan asam gelugur, rempah bumbu dapur dari tradisi boga India dan Sumatera.

Manggis merupakan sebuah pohon tropis yang tumbuh dalam suhu hangat dan stabil, paparan suhu di bawah 0 °C (32 °F) untuk jangka waktu yang lama, umumnya akan membunuh tanaman dewasa. Hortikulturis yang berpengalaman telah menumbuhkan spesies ini di luar ruangan dan membawanya untuk dikembangkan di daerah ekstrem, selatan Florida.

Manggis bersifat apomiksis obligat, biji tidak berasal dari fertilisasi dan diduga mempunyai keanekaragaman genetik sempit, sehingga diperkirakan manggis di alam hanya satu klon dan sifatnya sama dengan induknya. Kenyataan di lapang menunjukkan adanya keanekaragaman tanaman manggis yang mungkin disebabkan faktor lingkungan mau pun faktor genetik akibat mutasi alami sejalan dengan sejarah tanaman manggis yang telah berumur ribuan tahun. [1]

Buah manggis muda, dimana tidak memerlukan pemupukan untuk tumbuh (lihat agamospermy), pertama kali akan berwarna hijau pucat atau hampir putih di bawah kanopi. Saat buah membesar selama 2 hingga 3 bulan ke depan, warna kulitnya akan menjadi hijau gelap. Pada periode ini, pertumbuhan ukuran buah dapat meningkat hingga kulitnya berukuran 6–8 cm (2,4-3,1 inchi) dengan diameter luar, akan tetap keras hingga pematangan akhir tiba.

Sifat kimia dari permukaan bawah kulit manggis terdiri dari berbagai polifenol, termasuk xanthones dan tanin yang menjamin astringent dapat menghambat perhatian serangga, jamur, virus tanaman, bakteri dan pemangsa hewan, pada saat buah belum matang. Perubahan warna dan pelunakan kulit menjadi proses alami yang menunjukkan pematangan buah dapat dimakan dan benih telah selesai berkembang.

Awal Penemuan Kulit Manggis

Laurent Garcin, penjelajah hutan berkebangsaaan Perancis yang memberi nama Garcinia mangostana pada abad ke-16, mungkin tidak menduga temuannya memiliki manfaat lebih hebat daripada pengetahuan zaman kuno itu. Semua bermula pada April 1993 saat Munekazu Iinuma mengumpulkan kulit manggis dari berbagai sentra di Indonesia. Kulit manggis itu kemudian diterbangkan ke Gifu Pharmaceutical University, Jepang.

Di sana, oleh Kenji Matsumoto dan kawan-kawan, termasuk Munekazu Iinuma, sejumlah 2,7 kg kulit buah manggis kering diekstrak dengan heksana, benzena, aseton, dan alkohol 70%. Ekstraksi menghasilkan 6 turunan xanthone: a-mangostin, b-mangostin, g-mangostin, mangostinone, garcinone E, dan 2-isoprenyl-1,7-dihydroxy-3-methoxyxanthone.

Selanjutnya mereka mengambil sejumlah sel penyebab leukemia, seperti HL60, K562, NB4, dan U937 dari Riken Cell Bank, Tsukuba, Ibaraki, Jepang. Sel kanker penyebab leukemia itu dikulturkan, kemudian senyawa-senyawa xanthone dilarutkan dalam kultur itu. Hasilnya terbukti bahwa a-mangostin memicu proses apoptosis sel leukemia.

Hasil penelitian Kenji Matsumoto itu seakan-akan menjadi pemicu perhatian ilmuwan dunia pada manggis. Lima bulan setelah penelitian Kenji Matsumoto, di Swiss ada penelitian yang membuktikan, xanthone ampuh mengatasi depresi. Berikutnya susul-menyusul penelitian di berbagai negara yang hasilnya saling menguatkan efek xanthone sebagai obat. Di Taiwan, misalnya, pada Mei 1996 dilakukan 2 penelitian yang berbeda. Satu penelitian membuktikan khasiat xanthone mengatasi depresi; penelitian lain, antikanker.

Tangkal penyakit modern

Kehebatan kulit manggis tidak luput dari perhatian peneliti di Indonesia. Menurut Dr Agung Endro Nugroho MSi Apt, kulit manggis mengandung 50 senyawa xanthone. Xanthone ialah bioflavonoid yang bersifat antioksidan, antibakteri, antialergi, antitumor, antihistamin, dan antiinflamasi. Molekul biologi aktif ini memiliki struktur cincin 6 karbon dan kerangka karbon rangkap, sehingga sangat stabil. Di alam ada 200 jenis xanthone, sejumlah 50 di antaranya ditemukan di kulit manggis.

Yang paling banyak memiliki efek farmakologis adalah alfamangostin, betamangostin, dan garcinon-E. Pemeran utama penumpas sel kanker ialah alfamangostin dan garcinon-E. Keduanya menghambat proliferasi sel kanker dengan mengaktivasi enzim kaspase 3 dan 9, yang memicu apoptosis atau program bunuh diri sel kanker. Alfamangostin juga mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dengan merangsang sel pembunuh alami yang bertugas membunuh sel kanker dan virus. [https://id.wikipedia.org/wiki/Kulit_manggis]

Manfaat Kulit Manggis di Rebus

      Kulit manggis yang diolah seperti apapun baik secara tradisional maupun modern, akan menghasilkan khasiat alami untuk terapi herbal yang minimal efek samping. Seperti manfaat kulit manggis di rebus merupakan cara pertama yang diketahui oleh masyarakat untuk memperoleh manfaatnya.

Meskipun cara tradisional ini sekarang banyak ditinggalkan, tetapi manfaat yang bisa didapatkan adalah sama karena pada intinya kulit manggis terletak pada sarinya. Cara merebus yang tidak bisa menghilangkan rasa pahit kulit manggis kini bisa disiasati dengan konsumsi ekstrak yang banyak dijual di apotek. Konsumsi kulit manggis setiap hari dapat memperbaiki dan mengoptimalkan fungsi tubuh Anda.

Kandungan Kulit Manggis

Hasil penelitian ilmiah menyebutkan bahwa kulit buah Manggis sangat kaya akan anti-oksidan, terutama xanthone, tanin, asam fenolat maupun antosianin. Dalam kulit buah Manggis juga mengandung air sebanyak 62,05%, lemak 0,63%, protein 0,71%, dan juga karbohidrat sebanyak 35,61%.

Xanthone

Antioksidan yang terdapat dalam kulit buah Manggis dengan kadar yang tinggi ini memiliki sifat yang baik dan bermanfaat bagi tubuh, seperti anti-peradangan, anti-diabetes, anti-kanker, anti-bakteri, anti-jamur, anti-plasmodial, dan mampu meningkatkan kekebalan tubuh, hepatoprotektif. Di dalam senyawa xanthone teridentifikasi sekitar 14 jenis senyawa turunannya. Yang paling banyak terkandung dalam buah Manggis ialah kandungan alfa-mangostin dan gamma-mangostin. Apa itu alfa-mangostin?

Alfa-mangostin adalah senyawa yang sangat berkhasiat dalam menekan pembentukan senyawa karsinogen pada kolon. Selain alfa-mangostin, senyawa xanthone juga mengandung gamma-mangostin yang juga memiliki banyak manfaat dalam memberikan proteksi atau melakukan upaya pencegahan terhadap serangan penyakit.

Menurut penelitian yang telah dilakukan sejak tahun 1970-an, kedua turunan senyawa xanthone tersebut bisa menghentikan proses peradangan atau inflamasi dengan jalan menghambat enzimCOX-2 yang merupakan enzimpemicu peradangan. Dalam penelitian lainnya juga ditemukan fakta bahwa gamma-mangostin memiliki sifat anti-radang yang jauh lebih baik dibandingkan dengan obat-obat inflamasi yang selama ini beredar di pasaran.

Dengan demikian, gamma-mangostin mampu memberikan proteksi pada serangan penyakit yang menyebabkan inflamasi seperti alzheimer dan arthritis.

Tanin

Tanin, senyawa lain yang terkandung dalam kulit buah Manggis, memiliki aktifitas antioksidan yang mampu menghambat enzim seperti DNA topoisomerase, anti-diare, hemostatik, anti-hemoroid, dan juga menghambat pertumbuhan tumor. Tanin sendiri mampu membentuk kompleks kuat dengan protein sehingga dapat menghambat penyerapan protein dalam pencernaan. Dengan kata lain bisa disebut anti-nutrisi. Oleh sebab itu, kadar tanin dalam produk-produk pangan patut diperhatikan dan diformulasikan secara cermat supaya kadarnya aman untuk pencernaan manusia.

Antosianin

Antosianin juga memiliki kemampuan sebagai anti-oksidan yang baik dan memiliki peranan yang cukup penting dalam mencegah beberapa penyakit seperti kanker, diabetes, kardiovaskuler, dan neuronal. Antosianin merupakan kelompok pigmen yang terdapat dalam tanaman dan biasanya banyak ditemukan dalam bunga, sayuran maupun buah-buahan seperti Manggis, Stroberry, Rasberry, Apel, dan lainnya.

Anti-Inflamasi (Peradangan)

Kulit buah Manggis memiliki kemampuan sebagai anti-inflamasi (anti-peradangan). Untuk membuktikan hal itu, penelitian yang dilakukan adalah dengan memakai mangostin dari ekstrak etanol 40% yang memiliki aktifitas penghambatan terhadap pelepasan nistamin dan sintesis prostagladin E2 sebagai perantara inflamasi. Kandungan ekstrak etanol dalam kulit buah Manggis mampu meredam radikal bebas secara kuat.

Anti-Kanker

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa kandungan xanthone dalam kulit buah Manggis mampu berperan sebagai senyawa anti-kanker. Kulit buah Manggis memiliki sifat antiproliferasi untuk bisa menghambat pertumbuhan sel kanker, selain juga mampu menghancurkan sel kanker.

Anti-Mikroba

Kulit buah Manggis juga dikenal memiliki daya anti-mikroba terhadap beberapa bakteri seperti Staphylococcus aureus. Bakteri ini sangat resisten terhadap anti-biotik metisilin. [https://www.deherba.com/kandungan-kulit-buah-manggis.html]

 

 

Komposisi :

Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia mangostana L.)  ………………… 100%

 

Khasiat :

Secara tradisional membantu mengobati berbagai penyakit, diantaranya :

  • Mengobati berbagai jenis Kanker dan Tumor
  • Mengobati kelenjar getah bening, kanker payudara, dan kista
  • Menormalkan kadar gula darah dan tekanan darah
  • Menormalkan kolesterol
  • Mencegah stroke dan diabetes
  • Antioksidan tinggi penangkal radikal bebas dan sel kanker
  • Menjaga kesehatan kulit dan keremajaan kulit
  • Membantu meningkatkan daya tahan tubuh (immune system)
  • Mengeluarkan racun-racun dari tubuh (detoxifikasi)
  • Dan membantu mengobati penyakit lainnya, karena herbal bersifat multikhasiat

 

 Dosis :

–  Untuk pencegahan :  1 x 1 – 2 kapsul / hari

–  Untuk pengobatan  : 3  x 3 kapsul / hari sampai sembuh,

–  Untuk hasil maksimal minum sampai 5 botol

–  Insyallah dalam waktu seminggu anda akan merasakan manfaatnya.

–  Sebaiknya diminum satu jam sebelum makan

–  Dapat dikombinasikan dengan herbal lainnya

  

Anjuran Pola Hidup Sehat :

  • Beristirahat yang cukup dengan tidur yang berkualitas
  • Perbanyak makan sayur dan buah
  • Minum air putih minimal 8 gelas/hari
  • Olahraga minimal 2x dalam sepekan
  • Minum suplemen herbal setiap hari, seperti : Habbatussauda, Madu, Bee Pollen, Zaitun, Susu Kambing, dan lain-lain
  • Hindari minuman bersoda dan beralkohol
  • Batasi minum kopi berkafein
  • Tidak merokok
  • Jauhi makanan yang mengandung pengawet, pemanis, pewarna, dan perasa sintetis
  • Terapkan pola hidup bersih dan higienis

 

Produksi :

HERBAL INDO UTAMA GROUP (HIU) – Magelang, Indonesia

Apoteker :

Agus Santosa S.Farm.,Apt.

Layanan Konsultasi Medis GRATIS :

Diasuh oleh dr.Didit Aktono Hadi 

0858 6741 9820

0852 2825 0800

Jam 08.00 – 16.00 wib

[Layanan konsultasi ini kami sediakan khusus untuk informasi produk-produk Herbal Indo Utama, informasi tentang penyakit dan solusi alaminya sebagai bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Untuk mempermudah layanan SMS, tulis : nama, jenis kelamin, usia, alamat, sakit yang diderita (jika ada diagnosa dari dokter), gejala yang dirasakan, lama sakitnya, dan tindakan medis atau pengobatan yang sudah dilakukan. MOHON MAAF !!! Layanan ini tidak untuk informasi keagenan, pemasaran, pembelian dan pemesanan]

Harga :

Rp.45.000,-

 (Harga yang tertera sesuai dengan harga yang ditentukan produsen di katalog, harga tersebut belum termasuk diskon, dan bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan produsen)

TUNGGU APA LAGI….???

CEGAH Sebelum Terjadi dan

SEGERA Obati Sebelum Terlambat…!!!

ARTIKEL MENARIK LAINNYA :

Rp 240.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangACE MAXS Jus Herbal Kulit Manggis Anti Oksidan
Harga Rp 240.000
Lihat Detail »
Rp (hubungi cs)
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMengenal Kulit Manggis dan Manfaatnya
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Hubungi kami

081 5665 3474
081 5665 3474
081 5665 3474