Ketika Seorang Muslim Diuji Sakit

Kategori Pendahuluan
Di lihat 4726 kali
Harga Rp (hubungi cs)
Beli Sekarang
081 5665 3474
081 5665 3474
7CE9AA7F
081 5665 3474

Sakit Adalah Pembersih Dosa

Nabi Muhammad Shollollohu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”. [HR. Bukhari no. 5660 dan Muslim no. 2571]

“Tidaklah seseorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah-gulanan hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannya”. [HR. Bukhari no. 5641]

 

 

Bertawakal-lah..! Karena Obat Hanyalah Sarana, Sedangkan Kesembuhan Hanya Milik Alloh

        Tawakkal adalah menyerahkan segala urusan kepada Allah dengan penuh kepercayaan kepadaNya disertai mengambil sebab yang diizinkan syariat. (Kitab al-Qoulul Mufid 2/52).

        Berdasarkan pengertian ini, dapat disimpulkan bahwa tawakkal yang dilakukan seseorang bisa dinilai sebagai tawakkal yang dibenarkan jika terpenuhi dua syarat :

  1. Kesungguhan hati dalam bersandar kepada Allah
  2. Menggunakan sebab yang diizinkan syariat.

      Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman, mengisahkan Nabi Ibrahim ‘Alaihissallam :

 “..dan apabila aku sakit, Dia-lah yang menyembuhkanku”. [QS. Asy-Syu’ara’: 80].

 “Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagimu, maka tidak ada yang dapat menolak karuniaNya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendakiNya diantara hamba-hambaNya, dan Dia-lah Yang Maha pengampun lagi Maha Penyayang”. [QS. Yunus : 107].

       Rosululloh Shollollohu ‘alaihi wa sallam bersabda :

 “Sesungguhnya Allah menciptakan penyakit dan obatnya, maka berobatlah dan janganlah berobat dengan (obat) yang haram”. [HR. Ad-Daulabi dalam Al-Kuna, dari sahabat Abu Darda`. Sanadnya hasan, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah, no.1633]

 

 

Hikmah & Rahasia Dibalik Sakit

       Hidup ini tidak lepas dari cobaan dan ujian, bahkan cobaan dan ujian merupakan sunatullah dalam kehidupan. Manusia akan diuji dalam kehidupannya baik dengan perkara yang tidak disukainya atau bisa pula pada perkara yang menyenangkannya. Allah Ta’ala berfirman yang artinya : “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.” [QS. Al-Anbiyaa’: 35].

       Sahabat Ibnu ‘Abbas -yang diberi keluasan ilmu dalam tafsir Al-Qur’an menafsirkan ayat ini :

“Kami akan menguji kalian dengan kesulitan dan kesenangan, kesehatan dan penyakit, kekayaan dan kefakiran, halal dan haram, ketaatan dan kemaksiatan, petunjuk dan kesesatan”. (Tafsir Ibnu Jarir).

        Dari ayat ini, kita tahu bahwa berbagai macam penyakit juga merupakan bagian dari cobaan Allah yang diberikan kepada hamba-Nya. Namun dibalik cobaan ini, terdapat berbagai rahasia/hikmah yang tidak dapat dinalar oleh akal manusia. Adapun diantara hikmahnya :

–   Sakit menjadi kebaikan bagi seorang muslim jika dia bersabar

–   Sakit akan menghapuskan dosa-dosa

–   Sakit akan membawa keselamatan dari api neraka

–   Sakit akan mengingatkan hamba atas kelalaiannya

–   Dan masih sangat  banyak hikmah yang terdapat dibalik berbagai ujian musibah yang manusia tidak mengetahuinya

  Rosululloh shollollohu ‘alaihi wa sallam bersabda :

        “Tidaklah seorang muslim ditimpa gangguan berupa sakit atau lainnya, melainkan Allah menggugurkan kesalahan-kesalahannya sebagaimana pohon menggugurkan daun-daunnya.” (HR. Al-Bukhari no. 5661 dan Muslim no. 6511). Selengkapnya dapat dibaca di : http://buletin.muslim.or.id/at-tauhid-tahun-iii/rahasia-di-balik-sakit

 

 

Ruqyah Diri Sendiri Dahulu Sebelum Berobat

        Ruqyah adalah bacaan-bacaan untuk pengobatan yang syar’i (berdasarkan nash-nash yang pasti dan shohih yang terdapat dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah) sesuai dengan ketentuan-ketentuan serta tata cara yang telah disepakati oleh para ulama. Hakikat dari ruqyah adalah seseorang berdoa kepada Allah Ta’ala untuk meminta kesembuhan.

        Makna ruqyah secara terminologi adalah al-‘udzah (sebuah perlindungan) yang digunakan untuk melindungi orang yang terkena penyakit, seperti panas karena disengat binatang, kesurupan, dan yang lainnya. (Lihat An-Nihayah fi Gharibil Hadits karya Ibnul Atsir rahimahullah 3/254)

         Ruqyah bukan pengobatan alternatif, justru seharusnya menjadi pilihan pertama pengobatan tatkala seorang muslim tertimpa penyakit. Sebagai sarana penyembuhan, ruqyah tidak boleh diremehkan keberadaannya. Karena terkadang Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan segala kebesaran-Nya menyembuhkan penyakit tanpa obat, hanya cukup dengan ruqyah/do’a. Maka berdo’alah dan meminta kesembuhan kepada Alloh sebelum berobat…!

 

Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Atsqolani berkata :

“Para ulama telah bersepakat tentang bolehnya ruqyah ketika terpenuhi 3 syarat :

  1. Menggunakan Kalamullah atau nama-nama dan sifat-Nya.
  2. Menggunakan lisan (bahasa) Arab atau yang selainnya, selama maknanya diketahui.
  1. Meyakini bahwa ruqyah tidak berpengaruh dengan sendirinya, namun dengan sebab Dzat Allah Subhanahu wa Ta’ala”.

 

Catatan :

–   Ruqyah tidak hanya digunakan untuk mengobati kesurupan/gangguan jin, namun ketika sakit, Islam juga mensyari’atkan kaum muslimin untuk meruqyah diri sendiri

–     Cara meruqyah diri sendiri yang praktis & benar, dapat anda baca di : 

http://almanhaj.or.id/content/2693/slash/0

http://asysyariah.com/cara-cara-meruqyah.html

http://al-atsariyyah.com/semua-tentang-ruqyah.html

 

 

Setiap Penyakit Pasti Ada Obatnya

    Rosululloh shollollohu ‘alaihi wa sallam bersabda :

       ”Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan akan menurunkan pula obat untuk penyakit tersebut” (HR. Bukhori).  

        Hadits ini menunjukkan bahwa seluruh jenis penyakit, memiliki obat yang dapat digunakan untuk mencegah, menyembuhkan, atau untuk meringankan penyakit tersebut. Hadits ini juga mengandung dorongan untuk mempelajari pengobatan penyakit-penyakit badan sebagaimana kita juga mempelajari obat untuk penyakit-penyakit hati. Karena Allah telah menjelaskan kepada kita bahwa seluruh penyakit memiliki obat, maka hendaknya kita berusaha mempelajarinya dan kemudian mempraktekkannya. (Lihat Bahjatul Quluubil Abraar hal. 174-175, Syaikh Abdurrahman As-Sa’di).

       Apabila seseorang diberi obat yang sesuai dengan penyakit yang dideritanya, dan waktunya sesuai dengan yang ditentukan oleh Allah, maka dengan seizin-Nya orang sakit tersebut akan sembuh. Dan Allah Ta’ala akan mengajarkan pengobatan tersebut kepada siapa saja yang Dia kehendaki.

 

Rosululloh shollollohu ‘alaihi wa sallam bersabda :

       “Sungguh mengagumkan perkara seorang mukmin. Sungguh seluruh perkaranya adalah kebaikan. Yang demikian itu tidaklah dimiliki oleh seorangpun kecuali seorang mukmin. Jika ia mendapatkan kelapangan, ia bersyukur, maka yang demikian itu baik baginya. Dan jika ia ditimpa kesusahan, ia bersabar, maka yang demikian itu baik baginya.” (HR. Muslim no. 2999).

 

ARTIKEL TERKAIT :

“NASEHAT KESABARAN UNTUK YANG SEDANG SAKIT”

 

Rp (hubungi cs)
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPenyakit Demam Menghapuskan Dosa Seorang Muslim
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Rp (hubungi cs)
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBolehkah Minum Obat Herbal Bersamaan dengan Obat Dokter..?
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Rp (hubungi cs)
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBolehkan Wanita Hamil Mengkonsumsi Herbal..?
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Rp (hubungi cs)
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBijak Dalam Menggunakan Obat Herbal dan Obat Kimia
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Rp (hubungi cs)
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengkonsumsi Herbal
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Rp (hubungi cs)
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMengenal Devinisi, Sejarah, dan Kelebihan Herbal
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Hubungi kami

081 5665 3474
081 5665 3474
7CE9AA7F
081 5665 3474
Customer service 1