Mengenal Brotowali dan Khasiatnya

Kategori Brotowali
Di lihat 559 kali
Harga Rp (hubungi cs)
Beli Sekarang
081 5665 3474
081 5665 3474
081 5665 3474

Bratawalibrotowali, atau akar aliali (Tinospora crispa (L.) Miers ex Hoff.f.; juga T. cordifolia (Thunb.) Miers dan T. rumphii Boerl.) adalah tanaman obat tradisional Indonesia yang biasa ditanam di pekarangan atau tumbuh liar di hutan.[2] Rebusan batangnya yang terasa sangat pahit biasa dijadikan obat rematik, mengurangi gula darah, menurunkan panas, dan membantu mengurangi gejala kencing manis.[3] Di Indonesia, selain dikenal dengan nama bratawali, tanaman ini juga dikenal dengan nama daerah andawali, antawali, putrawali atau daun gadel.[2] Klasifikasi dari tanaman ini termasuk kedalam famili tanaman Menispermaceae.[4] Tanaman ini kaya kandungan kimia antara lain alkaloid (berberina dan kolumbina yang terkandung di akar dan batang, damar lunak, pati, glikosida pikroretosid, zat pahit pikroretin, hars, berberin, palmatin, kolumbin (akar), kokulin (pikrotoksin).[5]

Tumbuhan ini menyukai tempat panas, berupa perdu memanjat, tinggi batang sampai 2,5 m. Batang sebesar jari kelingking, berbintil-bintil rapat yang rasanya pahit,[2] seperti sirih.[6] Daun tunggal, bertangkai, berbentuk seperti jantungatau agak bundar seperti telur dengan ujung lancip, panjang 7-12 cm, lebar 5-10 cm, bunga kecil, berwarna hijau muda.[2] Selain itu, Bratawali juga dapat diperbanyak dengan stek.

Manfaat Brotowali

Tanaman Bratawali merupakan tanaman obat yang dapat dijadikan sebagai obat tradisional yang memiliki banyakmanfaat dalam kesehatan terutama dalam penyembuhan berbagai penyakit dalam maupun luar.[7][2] Pemanfaatan dari tanaman Bratawali ini banyak terdapat pada bagian batang tanaman.[2] Biasanya bagian batang tanaman perlu direbus dahulu kemudian air rebusan batang bratawali dipakai untuk mencuci luka.[2]

Kulit-batangnya mengandung zat-zat seperti alkaloid dan damar lunak berwarna kuning sedang akarnya mengandung zat berberin dan kolumbin.[3][8] Kandungan alkaloid berberina berguna untuk membunuh bakteri pada luka.[2] Zat pahit pikroretin dapat merangsang kerja urat saraf sehingga alat pernapasan bekerja dengan baik dan menggiatkan pertukaran zat sehingga dapat menurunkan panas.[3] Selain sebagai obat, bratawali juga berfungsi sebagai penambah nafsu makan dan menurunkan kadar gula dalam darah,[3] sebagaimana penemuan pada abad ke-20.[6] Sebagai obat, bratawali biasa direbus dan diminum ataupun dioleskan pada kulit untuk luka luar.[2] Penyakit-penyakit yang dapat diobati dengan menggunakan bratawali ialah rheumatic arthritisrheumatik sendi, demam, demam kuning, kencing manismalariadiabetes, serta penyakit luar seperti memarkudis, dan luka.[9]

Di Indo-Cina semua bagian tumbuh-tumbuhan dari bratawali dipakai sebagai obat demam yang dapat menggantikankinine.[3] Di Filipina, bratawali dianggap sebagai obat serba bisa yang dapat dipakai untuk mengobati penyakit gila,[3]dan berkhasiat seperti kina.[6] Di Bali batangnya dipakai sebagai obat sakit perut, demam dan sakit kuning, bahkan sebagai obat gosok untuk mengobati sakit punggung dan pinggang.[3] Sedangkan, di Jawa, air rebusannya dapat digunakan untuk mengobati demam,obat luar untuk luka, dan gatal-gatal.[3] Pada beberapa penyelidikan, ternyata air rebusan batang bratawali dapat memberi ketenangan pada tikus, dengan demikian pemakaiannya bermanfaat dalam menangani penyakit kesadaran (psychosis).[3] Ia juga membuat tikus memiliki sekresi yang lebih banyak.[6]

[https://id.wikipedia.org/wiki/Bratawali]

Fakta Tentang Brotowali

Brotowali merupakan salah satu jenis tanaman herbal yang mendapatkan pengakuan atau standarisasi sehingga banyak digunakan dalam pembuatan obat dalam perusahaan farmasi.

Lebih lanjut, berdasarkan penelitian, brotowali memiliki sifat analgesik, yaitu dapat menghilangkan rasa sakit, serta sifat antipiretik, yaitu dapat menurunkan panas. Brotowali juga dipercaya mampu melancarkain cairan limpa serta meningkatkan sekresi saliva dan efek sedatif. Untuk kesehatan gigi, brotowali mampu membantu membersihkan gigi tiruan sehingga mengurangi jumlah candida albicans.

Pikroretin merupakan zat pahit dalam brotowali. Karena kandungannya inilah brotowali memiliki rasa pahit yang sangat terkenal. Akan tetapi, dengan adanya zat pahit ini, kerja sel saraf pernapasan dapat terangsang dengan baik sehingga kerja sistem pernapasan pun menjadi lebih baik. Selain bermanfaat untuk pernapasan, senyawa pikroretin bersama dengan alkaloid sangat baik dalam menurunkan panas (antipiretik). Selain pikroretin, brotowali mengandung zat terpen yang bermanfaat dalam pengobatan hepatitis.Terpen ini bersifat hepaprotektor atau pelindung hati sehingga dapat melindungi hati dari kanker hati.

Cara Mengolah Brotowali Menjadi Obat

Bagian dari brotowali yang banyak digunakan sebagai obat-obatan adalah bagian batangnya, namun daunnya pun dapat digunakan. Untuk memperoleh brotowali, di pasar tradisional banyak tersedia brotowali kering yang dapat langsung diolah. Perlu diperhatikan dari penggunaan brotowali, terutama pada pengobatan penyakit berat seperti diabetes (DM), adalah berikan jeda waktu saat meminum obat dari dokter dan saat meminum racikan brotowali. Ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya tabrakan manfaat dari kedua jenis obat.

Racikan Obat Diabetes Mellitus

Bahan:

  1. 6 cm batang brotowali
  2. 1/3 genggam daun kumis kucing
  3. 1/3 genggam daun sambiloto
  4. 3 gelas air

Cara Membuat:

  1. Cuci bersih dan potong-potong semua herba.
  2. Rebus semua herba dengan 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas air.
  3. Setelah dingin saring dan minum 1 gelas setelah makan 2 kali sehari.

Racikan Obat Demam Kuning Bahan:

  1. 1 ruas jari batang brotowali
  2. 3 gelas air
  3. Madu secukupnya

Cara Membuat:

  1. Cuci bersih dan potong-potong batang brotowali.
  2. Rebus batang brotowali dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 1/2 gelas air.
  3. Setelah dingin, saring air dan minum dengan madu. Minum 2 kali sehari dengan takaran 3/4 gelas setiap minum.

[http://faktaherbal.com/khasiat-brotowali/]

 

 

Hubungi kami

081 5665 3474
081 5665 3474
081 5665 3474