Mengenal Masalah Kulit Tumit Pecah-pecah / Retak

Kategori Tumit Kaki Pecah-pecah
Di lihat 1368 kali
Harga Rp (hubungi cs)
Beli Sekarang
081 5665 3474
081 5665 3474
081 5665 3474

     Memiliki kulit pecah-pecah, selain tidak sedap dipandang, mengurangi rasa percaya diri. Tentu membuat tidak nyaman, bukan? Dan biasanya, masalah ini paling sering ditemui pada bagian tumit dan bibir.

       Nah, bila Anda ingin menghilangkannya, ikuti saja tip & trik dr Dwi Ro Santi, SpKK dari Royal Beauty Center, RS Royal Taruma, Jakarta Barat.

 

Tumit Mulus Tanpa Retak

       Kebanyakan orang, hal ini hanya dianggap sebagai masalah kosmetik. Padahal ketika kulit tumit pecah, akan membuat celah dan retakan yang semakin dalam. Dan sangat mungkin kulit menjadi berdarah, dan untuk kasus yang parah dapat menjadi infeksi. Biasanya tumit retak terlihat kering, berkalus tebal, berwarna kuning hingga cokelat gelap, celah yang terlihat sangat jelas.

       Kemudian, bisa saja kulit jadi berdarah dan untuk kasus yang parah dapat menjadi infeksi. Biasanya tumit retak terlihat kering, berkalus tebal, berwarna kuning hingga cokelat gelap, celah yang terlihat sangat jelas.

 

Faktor Penyebab :

       Kulit kering yang menebal di sekitar tumit dan kemudian pecah, umumnya dikarenakan faktor mekanik, dimana meningkatnya tekanan di daerah tumit tersebut. Misal, cara Moms berjalan. Faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan tumit pecah-pecah adalah :

–  Berdiri terlalu lama utamanya pada lantai yang keras.

– Kelebihan berat badan meningkatkan tekanan pada bantalan lemak normal di bawah tumit dan menyebabkannya meluas ke samping.

– Sepatu yang pada bagian tumitnya terbuka, memungkinkan lemak di bawah tumit meluas ke samping dan meningkatkan tekanan untuk retak.

– Beberapa kondisi medis seperti; predisposisi kulit kering, neuropati otonom, misal pada penderita diabetes menyebabkan kurang berkeringat, tiroid menurunkan tingkat metabolisme tubuh dan pengurangan keringat, hal ini akan mengarah pada kekeringan di kulit.

– Penderita psoriasis dan eksim.

 

Cara Mengatasi :

• Mengoleskan krim pelembap khusus untuk tumit, dua kali sehari.

• Hindari sepatu terbuka dan bersol tipis.

• Jangan mengikis kulit tebal tersebut dengan menggunakan silet karena berisiko tinggi menyebabkan berkembangnya infeksi.

 

 

Bibir lembap bebas pecah-pecah

       Selain tumit, bibirpun mengalami pecah-pecah. Bila dibiarkan, bisa menyebabkan iritasi dan menimbulkan rasa sakit utamanya saat minum atau makan. Bahkan, bisa mengalami peradangan dan menimbulkan luka goresan.

 

Pencegahan :

– Jangan berusaha melembabkan bibir dengan cara menjilatnya saat bibir kering. Hal itu justru akan membuat bibir Moms lebih kering dari sebelumnya. Pasalnya, ludah yang mengering saat menjilat bibir, akan menghilangkan minyak pelindung alami bibir.

– Perbanyak minum air putih.

– Hindari minuman berkafein berlebih.

– Hindari makanan pedas dan terlalu asin-dapat menyebabkan bibir dan mulut kering.

– Hindari merokok! Dimana akan mengeringkan minyak bibir dan meninggalkan bibir dalam keadaan kering sehingga mudah pecah-pecah.

 

Penanganan :

• Pilih lip balm yang kaya moisturizer, mengandung minyak alami dan terdapat label SPF (sun protecting factor). Kandungan tersebut dapat menjaga bibir dari sinar matahari yang merupakan salah satu pemicu bibir kering.

• Gunakan lidah buaya atau gel lidah buaya untuk mengatasi bibir pecah-pecah.

• Madu merupakan cara alami untuk mengatasi bibir kering dan pecah-pecah. Selain dikonsumsi, Anda dapat mengoleskannya pada bibir sebelum tidur di malam hari.

• Oleskan beberapa tetes minyak kelapa pada bibir dua kali sehari. Minyak kelapa akan menjaga kelembaban bibir sekaligus membuatnya lembut dan kenyal.

 

Agar Kulit Kering Tidak Pecah!

       Kulit kering biasanya disebabkan oleh banyak faktor mulai dari keturunan, diabetes, konsumsi obat diet, hingga terlalu sering mandi dan menggosokan sabun batang langsung ke kulit. Kulit kering dapat dikenali dengan permukaan yang pecah-pecah dan kasar–akibat kurangnya kelembapan pada kulit. Permukaan kulit jadi tampak ketat atau bersisik.

 

Berikut beberapa langkah untuk merawat kulit agar tak mengalami kekeringan :

– Jangan merendam tubuh di air terlalu lama.

– Jangan gunakan air yang terlalu panas atau terlalu dingin untuk mandi.

– Jangan sering-sering membasuh wajah.

– Gunakan selalu pelembab usai membasuh wajah. Jika kulit terasa ketat, itu berarti membutuhkan pelembab. Namun, sebaiknya pilih pelembab yang baik. Karena jika salah memilih pelembab dapat saja menyumbat pori-pori dan membuat kulit nampak kusam. Pelembab yang bagus tak meninggalkan rasa berminyak setelah dioleskan di kulit.

– Basuh busa sabun yang tersisa di kulit hingga bersih. Lapisan yang ditinggalkan sabun di kulit dapat menyebabkan kekeringan pada kulit. Pilih sabun dengan formula yang lembut.

– Oleskan selalu losion setelah mandi untuk menjaga kulit agar tetap lembap.

– Untuk menghindari dehidrasi yang menyebabkan kulit tampak kering dan keriput, sebaiknya minum banyak air serta mengonsumsi buah-buahan dan sayuran.

– Hindari terlalu banyak terpapar AC dan sinar matahari.

– Gunakan sarung tangan atau pelindung tangan lain jika bersentuhan langsung dengan detergen.

– Cukup berolahraga akan menambah aliran darah sehingga dapat mensuplai intisari nutrisi ke kulit.

 

Sumber :

http://lifestyle.okezone.com/read/2011/10/14/195/515407/bye-bye-kulit-pecah-pecah

http://www.tipscaraterbaik.com/penyebabpecegahan-dan-cara-mengatasi-tumit-kaki-pecah-pecah.html

 

 

ARTIKEL MENARIK LAINNYA :

base
Rp 35.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKAPAS TUMIT
Harga Rp 35.000
Lihat Detail »

Hubungi kami

081 5665 3474
081 5665 3474
081 5665 3474