Mengenal Penyakit Batu Ginjal dan Kencing Batu

Kategori Pelancar BAK, Batu Ginjal, dan Batu Empedu
Di lihat 3 kali
Harga Rp (hubungi cs)
Beli Sekarang
081 5665 3474
081 5665 3474
7CE9AA7F
081 5665 3474

BATU GINJAL

Batu Ginjal merupakan Batu-batu urine dalam piala ginjal. Lebih sering lagi terdapat di kandung kencing. Sebab utama dalam pembentukan endapan-endapan batu urine adalah urine mengandung terlalu banyak garam atau karena garam-garam yang tidak larut atau larutnya hanya sedikit. Dalam proses selanjutnya batu-batu tersebut mengendap di sekitar benda-benda asing. Inti atau pusat dari sebutir batu biasanya adalah sel epitel, lendir, nanah, sel darah merah dsb. Dalam beberapa hal makanan yang mengandung garam dari berbagai jenis akan mempercepat pembentukan batu. Di beberapa daerah tertentu, yang airnya kaya akan zat-zat mineral, batu-batu tsb. sering dijumpai. Penyakit-penyakit peradangan dari saluran urine atau urine yang tidak dapat mengalir akibat sesuatu sebab akan menimbulkan pembentukan batu kencing dengan mengubah sifat urine dan garam-garam yang dikandungnya. Gambaran klinis dari penyakit batu ginjal adalah sama dengan yang terdapat pada pyelitis kecuali bahwa sakit yang terlihat adalah lebih parah. Gejala yang sangat nyata adalah serangan kolik. Tertimbunnya urine karena terhalang keluar mengakibatkan gejala-gejala uremik. Bila urine diperiksa di bawahmikroskop, terlihat adanya sel nanah, sel epitel, dan seringkali butiran-butiran batu yang sangat kecil. Sel darah seringkali juga terdapat akibat adanya perdarahan. Dengan memperhatikan kekerasan dan bentuk ginjal, maka ada tidaknya batu ginjal mudah diketahui.

Gejala Awal Batu Ginjal

Gejala awal yang di derita penderita Batu Ginjal antara lain :

  1. Terasa nyeri dan sakit pada saat kencing,
  2. Mual dan muntah, Demam tinggi, Sering mengeluhkan rasa sakit pada pinggang.
  3. Terjadinya pembengkakan pada kaki dan mata, Perubahan warna struktur air seni.
  4. Terkadang kencing di sertai darah.
  5. Sering bangun di tengah tidur nyenyak hanya untuk kencing.
  6. Berkurangnya nafsu makan dan turunnya berat badan.
  7. Pembengkakan juga terjadi pada pergelangan kaki dan tangan.
  8. Terkadang merasakan sesak napas/sulit bernapas, juga selalu merasakan lelah dan lemas

 

Pencegahan

Tindakan pencegahan pembentukan batu tergantung kepada komposisi batu yang ditemukan pada penderita. Batu tersebut dianalisis dan dilakukan pengukuran kadar bahan yang bisa menyebabkan terjadinya batu di dalam air kemih.

  • Batu kalsium

Sebagian besar penderita batu kalsium mengalami hiperkalsiuria, di mana kadar kalsium di dalam air kemih sangat tinggi. Obat diuretik thiazid (misalnya trichlormetazid) akan mengurangi pembentukan batu yang baru.

  1. Dianjurkan untuk minum banyak air putih (8-10 gelas/hari).
  2. Diet rendah kalsium dan mengonsumsi natrium selulosa fosfat.

Untuk meningkatkan kadar sitrat (zat penghambat pembentukan batu kalsium) di dalam air kemih, diberikan kalium sitrat. Kadar oksalat yang tinggi dalam air kemih, yang menyokong terbentuknya batu kalsium, merupakan akibat dari mengonsumsi makanan yang kaya oksalat (misalnya bayam, coklat, kacang-kacangan, merica dan teh). Oleh karena itu sebaiknya asupan makanan tersebut dikurangi. Kadang batu kalsium terbentuk akibat penyakit lain, seperti hiperparatiroidismesarkoidosis, keracunan vitamin D,asidosis tubulus renalis atau kanker. Pada kasus ini sebaiknya dilakukan pengobatan terhadap penyakit-penyakit tersebut.

  • Batu Asam Urat

Dianjurkan untuk mengurangi asupan daging, ikan dan unggas karena makanan-makanan tersebut menyebabkan meningkatnya kadar asam urat di dalam air kemih. Untuk mengurangi pembentukan asam urat bisa diberikan allopurinol. Batu asam urat terbentuk jika keasaman air kemih bertambah, karena itu untuk menciptakan air kemih yang alkalis (basa), bisa diberikan kalium sitrat. Selain itu juga sangat dianjurkan untuk banyak minum air putih.

https://id.wikipedia.org/wiki/Batu_ginjal

 

KENCING BATU

Batu saluran kemih merupakan kondisi dimana terbentuknya batu di saluran keluarnya urin. ia dapat berada di ginjal, ureter, kandung kemih maupun uretra. Sering pula masyarakat mengenali dengan batu ginjal, secara khusus maksudnya batu itu hanyaterdapat diginjal. Adapun penyebabnya antara lain: gangguan aliran urin, gangguan metabolik, infeksi saluran kemihdehidrasi, dan keadaan-keadan lain.Biasanya beberapa faktor yang mempengaruhi adalah jenis kelamin, ras/etnis, usia, geografis, iklim, pekerjaan, berat dan tinggi badan, serta air. [1]Penyakit batu diketahui lebih sering terjadi pada pria dewasa dibanding wanita, hal ini terkait dengan kondisi anatomi saluran urinaria pria yang lebih panjang dan sempit.

Mekanisme pembentukan batu adalah di mulai terjadinya hambatan aliran urin yang biasanya terjadi di tempat-tempat yang lebih sempit dan berkelok, seperti di penyempitan pelvikalises ataupun penyempitan di ureter yang masuk ke kandung kemih. Adanya kelainan bawaan seperti stenosisdivertikelhiperplasia prostat benignastriktur ataupun buli-buli neurogenik dapat memudahkan terjadinya pembentukan batu.[2]

Batu terdiri atas kristal-kristal yang tersusun oleh bahan-bahan organik maupun anorganik dalam urin. Kristal-kristal tersebut mengendap dan berkumpul menjadi inti batu. Batu saluran kemih terdiri atas batu kalsium oksalat, batu kalsium fosfat, batu asam urat, batu sistein, batu maupun magnesium-amonium-fosfat dan xanthyn.

Keluhan

Keluhan penderita tergantung pada: posisi atau letak batu, besar batu, dan penyulit yang terjadi. Keluhan yang paling sering adalah nyeri pinggang dapat berupa nyeri kolik maupun tidak. Nyeri kolik biasanya diakibatkan batu terletak di organ yang berongga seperti pelvis maupun ureter dan terjadi karena aktivitas otot polos yang meningkat dalam usaha pengeluaran batu. Hematuria juga seringkali dijumpai oleh pasien karena trauma pada mukosa saluran kemih yang disebabkan batu.[2]

Pemeriksaan

Pada pemeriksaan fisik akan ditemukan nyeri ketok pada daerah kosto-vertebra yang menandakan sudah hidronefrosis. Jika terdapat demam kemungkinan sudah menjadi infeksi. Dilakukan pula pemeriksaan sedimen urin yang menunjukkan adanya: leukosituria, hematuria, dan dijumpai kristal-kristal pembentuk batu. Pemeriksaan kultur urin diperlukan untuk melihat infeksi adanya pertumbuhan kuman pemecah urea. Diperlukan juga pemeriksaan foto PIV dan diperiksa kadar elektrolit di dalam darah maupun urin.[2]

Penanganan

Batu harus segera dikeluarkan baik dengan obat-obatan maupun tindakan invasiv seperti ESWLendourologiLaparoskopi, sampai bedah terbuka

Pencegahan

Menghindari makanan diet berlebih pada unsur-unsur yang menyusun yang dapat membentuk batu. Serta mengindari dehidrasi dengan minum air yang cukup.

Pembagian Jenis Batu

  • Batu Kalsium

Batu ini paling banyak dijumpai dari seluruh jenis batu saluran kemih. Batu klasium terdiri atas batu kalsium oksalat maupun batu kalsium fosfat. faktor terjadinya batu ini adalah terjadinya hiperkalsiuriahiperoksaluriaHiperurikosuriaHipositrauriahipomagnesuria.[2]

  • Batu Asam Urat

Penyakit batu asam urat banyak diderita oleh pasien-pasien penyakit gout, penyakit mieloproliferatif, dan banyak mempergunakan obat urikosurik. Sumber asam urat berasal dari diet yang mengandung purin.[2]

  • Batu Sistein

Batu sistein didapatkan karena kelainan metabolisme sistein, uyaitu kelainan dalam absorbsi sistein di mukosa dinding usus.[2]

  • Batu Xanthin

Batu Xanthin terbentuk karena penyakit bawaan berupa defisiensi enzim xanthin oksidase yang mengkatalisis perubahan hipoxanthin menjadi xanthin dan xanthin menjadi asam urat.[2]

https://id.wikipedia.org/wiki/Batu_saluran_kemih

ARTIKEL MENARIK LAINNYA :

Rp 40.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKAPSUL TEMPUYUNG Herbal Indo Utama
Harga Rp 40.000
Lihat Detail »

Hubungi kami

081 5665 3474
081 5665 3474
7CE9AA7F
081 5665 3474
Customer service 1