Mengenal Penyakit Insomnia (Susah Tidur)

Kategori Insomnia (Sulit Tidur)
Di lihat 1423 kali
Harga Rp (hubungi cs)
Beli Sekarang
081 5665 3474
081 5665 3474
081 5665 3474

INSOMNIA

       Insomnia merupakan gangguan kesulitan pada saat akan tidur. Penyakit insomnia ini bisa menyerang siapa saja. Kebiasaan tidur pada waktu anak-anak juga mempengaruhi perilaku tidur pada saat dewasa. Banyak hal yang membuat penyakit ini timbul yaitu tidur pada waktu yang berbeda setiap malam akan yang akan mempengaruhi jam istirahat anda, tidur di tempat yang terlalu banyak kebisingan atau cahaya akan mengurangi konsentrasi anda saat memejamkan mata, terlalu lama tidur tanpa batasan waktu yang jelas, menggunakan komputer atau smartphone di tempat tidur dan menononton televisi. Hal itu akan membuat penyakit anda semakin parah.

       Oleh karena itu, aturlah waktu tidur anda sebaik mungkin. Insomnia juga dapat dipengaruhi oleh alkohol, rokok, terlalu banyak mengkonsumsi kafein setiap akan tidur, menelan obat tidur pada saat akan beristirahat. Jika anda ingin terhindar dari penyakit ini cobalah untuk menghindari beberapa kebiasaan yang merupakan gejala dari penyakit tersebut. Masalah kesehatan fisik, sosial dan mental anda juga akan mempengaruhi pola tidur seperti gangguan kecemasan yang berkepanjangan terhadap suatu hal akan membuat pikiran anda tidak tenang dan gelisah sehingga susah tidur. Jika anda merasa sedih dan tertekan juga akan mempengaruhi tidur anda bahkan dapat menyebabkan penyakit insomnia.

 

Insominia Dalam Kaitanya dengan Penderita Stress

       Seseorang yang mengalami gannguan jiwa atau stress juga bisa disebabkan karena penyakit ini karena mereka sulit untuk tidur secara teratur. Banyak orang berpendapat bahwa usia penuaan juga menyebabkan mereka sulit tidur . Ada beberapa keluhan umum yang biasa orang rasakan ketika terkena penyakit insomnia yaitu sulit tidur, merasa lelah disiang hari, tidak merasa segar ketika bangun, bangun beberapa kali selama tidur. Jika anda mengalami penyakit ini segera pergi ke dokter dan memeriksakannya. Biasaya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu terhadap anda agar lebih tahu penyebab awal terjadinya insomnia. Dokter akan memberikan terapi pada anda untuk membantu menyingkirkan gangguan tidur yang anda rasakan. Setelah itu bila ditemukan kesalahan pada pola tidur anda maka dokter akan menyarankan pada anda untuk mengubah pola tidur anda menjadi lebih baik.

(Sumber : http://www.kesehatan123.com/2567/insomnia/)

 

Gejala dan Penyebab

       Insomnia bukan suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala yang memiliki berbagai penyebab, seperti kelainan emosional, kelainan fisik dan pemakaian obat-obatan. Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit, pola tidur yang tidak teratur (pola hidup yang tidak sehat) atau adanya permasalahan psikologis. Kadang seseorang bisa sulit tidur hanya karena badan dan otaknya tidak lelah.

       Dengan bertambahnya usia, waktu tidur cenderung berkurang. Perubahan ini, walaupun normal, sering membuat orang tua berfikir bahwa mereka tidak cukup tidur. Pola terbangun pada dini hari lebih sering ditemukan pada usia lanjut. Beberapa orang tertidur secara normal tetapi terbangun beberapa jam kemudian dan sulit untuk tertidur kembali. Kadang mereka tidur dalam keadaan gelisah dan merasa belum puas tidur. Terbangun pada dini hari, pada usia berapapun, merupakan pertanda dari depresi. Orang yang pola tidurnya terganggu dapat mengalami irama tidur yang terbalik, mereka tertidur bukan pada waktunya tidur dan bangun pada saatnya tidur.

 

Hal ini sering terjadi sebagai akibat dari :

 •   Jet lag (terutama jika bepergian jarak jauh).

 •   Bekerja (banyak aktifitas yang menguras fisik atau pikiran) pada malam hari.

 •   Sering berubah-ubah jam kerja.

 •   Penggunaan alkohol yang berlebihan.

 •   Efek samping obat (kadang-kadang).

 •   Kerusakan pada otak (karena ensefalitis, stroke, penyakit Alzheimer).

 

Pengobatan dan pencegahan

       Pengobatan insomnia tergantung kepada penyebab dan beratnya insomnia. Orang tua yang mengalami perubahan tidur karena bertambahnya usia, biasanya tidak memerlukan pengobatan, karena perubahan tersebut adalah normal.

       Penderita insomnia hendaknya tetap tenang dan santai beberapa jam sebelum waktu tidur tiba dan menciptakan suasana yang nyaman di kamar tidur; cahaya yang redup dan tidak berisik. Jika penyebabnya adalah stres emosional, diberikan obat untuk mengurangi stres. Jika penyebabnya adalah depresi, diberikan obat anti-depresi. Karena stress dan depresi adalah dua hal yang berbeda.

       Jika gangguan tidur berhubungan dengan aktivitas normal penderita dan penderita merasa sehat, bisa diberikan obat tidur untuk sementara waktu. Alternatif lain untuk mengatasi insomnia tanpa obat-obatan adalah dengan terapi hipnosis atau hipnoterapy.

 

Hasil Survei Mengenai Insomnia

        Sebuah survei mengenai insomnia di Amerika yang dilakukan oleh American Cancer Society, ternyata dari 1,1 juta penduduk di Amerika ditemukan hasil sebagai berikut :

–  Orang yang tidur sekitar 7 jam setiap malam memiliki tingkat kematian terendah.

–  Orang yang tidur kurang dari 6 jam atau lebih dari 8 jam , lebih tinggi tingkat kematiannya.

–  Tidur selama 8,5 jam atau lebih setiap malam dapat meningkatkan angka kematian sebesar 15%.

–  Insomnia kronis – tidur kurang dari 3,5 jam (wanita) dan 4,5 jam (laki-laki) juga dapat menyebabkan kenaikan sebesar 15% tingkat kematian.

–  Penggunaan pil tidur juga berkaitan dengan peningkatan angka kematian.

 

Apa yang Harus Dilakukan?

   1. Kembalilah pada kebiasaan tidur yang baik.

   2. Jam tidur yang tidak rutin-usahakan untuk pergi tidur pada waktu

      yang sama setiap malam.

   3. Pastikan tempat tidur nyaman dan suhu ruangan sesuai yang

      dikehendaki.

   4. Jangan memikirkan masalah dan kegiatan sehari-hari.

   5. Latihan ringan pada sore hari mungkin bisa membantu. Jangan

      melakukan latihan sebelum tidur.

   6. Berdoa sebelum tidur

 

Bila Ternyata Tidak Bisa Tidur

   1. Jangan hanya berbaring dan mencemaskannya.

   2. Bangun dan baca buku atau dengarkan musik yang lembut atau minum

      susu hangat.

   3. Kemudian kembali berbaring ditempat tidur.

 

Hal yang Sebaiknya Dihindari

   1. Makan terlalu banyak sebelum tidur.

   2. Terlalu banyak minum kopi, rokok, alcohol pada jam tidur.

   3. Kebiasaan tidur siang.

 

Konsultasi ke dokter

       Sebaiknya segera konsultasikan kedokter bila insomnia :

   1. Berlangsung terus tiap malam.

   2. Mulai mengganggu kerja atau aktifitas harian.

       Dokter bisa membantu menemukan penyebab insomnia dan akan mengobati seperlunya. Jangan minum obat tidur tanpa nasihat dari dokter. Obat tersebut mungkin akan mengurangi sedikit keluhan tetapi penggunaan yang rutin dan jangan lama bisa menyebabkan ketagihan.

(Sumber: http://www.e-smartschool.com/PNU/003/PNU0030021.asp)

 

Mengenal Penyakit INSOMNIA  2

 Tidur yang Nyenyak, Dambaan Penderita Insomnia

 

ARTIKEL MENARIK LAINNYA :

Rp 60.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHERBA TDR INSOMNIA EPILEPSI Herbal Indo Utama
Harga Rp 60.000
Lihat Detail »
Rp 40.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKAPSUL PEGAGAN Herbal Indo Utama
Harga Rp 40.000
Lihat Detail »
base
Rp 150.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKLOROFIL K-LINK UIE K-LIQUID CHLOROPHYLL
Harga Rp 150.000
Lihat Detail »
base
Rp 70.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMADU HERBAL TASNIM BRAIN
Harga Rp 70.000
Lihat Detail »
Rp 50.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPRO SLEEP BINASYIFA
Harga Rp 50.000
Lihat Detail »

Hubungi kami

081 5665 3474
081 5665 3474
081 5665 3474