Mengenal Penyakit TBC, Sinusitis, Polip, dan Asma

Kategori Gurah, TBC, Astma, Polip, Sinusitis, Batuk, & Flek
Di lihat 3602 kali
Harga Rp (hubungi cs)
Beli Sekarang
081 5665 3474
081 5665 3474
081 5665 3474

TBC (Tuberculosis)

           Penyakit TBC atau yang biasa dikenal dengan tuberkulosis merupakan suatu penyakit infeksi kronis / menahun dan menular yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberklosa yang dapat menyerang pada siapa saja tanpa memandang usia dan jenis kelamin namun sesuai fakta yang ada bahwa penderita penyakit TBC lebih banyak menyerang pada usia produktif  yang berkisar antara usia 15 tahun – 35 tahun.

          Udara merupakan media penyebaran bakteri mikobakterium tuberkulosa dalam penularan penyakit TBC, biasanya bakteri mikobakterium tuberkulosa terbawa pada saat penderita TBC batuk atau mengeluarkan dahak dan meludahkannya ke sembarang tempat. Jika bakteri ini sering masuk dan terkumpul di dalam paru-paru maka perkembang biakan bakteri ini akan semakin cepat terutama pada orang dengan daya tahan tubuh yang rendah, setelah terjadi infeksi maka akan dengan mudah menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Oleh sebab itulah infeksi TBC dapat menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti: paru-paru, otak, ginjal, saluran pencernaan, tulang, kelenjar getah bening, dan lain-lain, meskipun demikian organ tubuh yang paling sering terkena yaitu paru-paru.

          Tercatat di indonesia bahwa penyakit TBC ini ini terus berkembang setiap tahunnya dan hingga saat ini mencapai angka 250 juta kasus baru dan 140.000 diantaranya menyebabkan kematian. Dengan angka ini memposisikan Indonesia menjadi negara terbesar ketiga didunia untuk penderita penyakit TBC

Penyebab Penyakit TBC – Tuberklosis

          Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa Penyakit TBC – tuberklosis ini merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberklosa. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Selain karena bakteri sebagai penyebab utama, faktor lingkungan yang lembab, kurangnya sinar matahari pada suatu ruang dan kurangnya sirkulasi udara juga sangat berperan dalam penyebaran bakteri mikobakterium tuberklosa ini sehingga sangat mudah menjangkiti bagi orang yang hidup dalam kondisi lingkungan yang tidak sehat.

Gejala TBC – Tuberkulosis Secara Umum (Ciri-ciri Penyakit TBC)

–  Gejala yang muncul bagi seseorang yang mengidap penyakit TBC adalah :

–  Mudah mengalami demam dengan demam yang tidak terlalu tinggi dan berlangsung lama

–  Sering berkeringat pada malam hari

–  Gampang terkena influenza dan bersifat hilang timbul

–  Menurunnya nafsu makan dan berat badan

–  Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah)

–  Perasaan lemah, lesuh & tidak enak (malaise)

Gejala Khusus Penyakit TBC

–  Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar, akan menimbulkan suara “mengi”, suara nafas melemah yang disertai sesak.

–   Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit dada.

–   Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah.

–   Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang

Pencegahan Penyakit TBC

          Mencegah penyakit tentunya akan lebih baik daripada mengobati. Dengan menjalankan pola hidup sehat dan menjaga lingkungan yang sehat merupakan kunci agar kita terhindar dari berbagai macam penyakit tak terkecuali dengan penyakit TBC.

         Untuk itu sangat perlu menjaga lingkungan yang sehat seperti pengaturan syarat-syarat rumah yang sehat diantaranya luas bangunan rumah, ventilasi, pencahayaan dengan jumlah anggota keluarga, kebersihan lingkungan tempat tinggal. Melalui pemberdayaan keluarga sehingga anggota rumah tangga yang lain dapat turut serta dan berperan dalam melakukan pengawasan terhadap si penderita dalam minum obat. Sehingga tingkat kepatuhan penderita dalam minum obat sesuai dengan petunjuk medis.

Langkah-langkah pencegahan untuk meminimalisir penyebaran penyakit TBC  – Tuberkulosis adalah sebagai berikut :

–   Tidak meludah di sembarang tempat upayakan meludah pada tempat yang tarkena sinar matahari atau ditempat khusus seperti tempat sampah

–   Menutup mulut pada waktu ada orang batuk ataupun bersin

–   Jemur tempat tidur bekas penderita secara teratur karna kuman TBC akan mati bila terkena sinar matahari

–   Jaga kesehatan badan supaya sistem imun senantiasa terjaga dan kuat

–   Meningkatkan daya tahan tubuh dengan makan makanan yang sehat dan bergizi

–   Hindari melakukan hal-hal yang dapat melemahkan sistem imunitas (sistem kekebalan tubuh), seperti begadang dan kurang istirahat

–   Jaga jarak aman ketika berhadapan dengan penderita TBC

–   Olahraga teratur untuk membantu menyehatkan tubuh

–   Lakukan imunisasi pada bayi termasuk imunisasi untuk mencegah penyakit TBC – Tuberkulosis

 

 

SINUSITIS

         Sinusitis berasal dari akar bahasa Latinnya, akhiran umum dalam kedokteran itis berarti peradangan karena itu sinusitis adalah suatu peradangan sinus paranasal. Di sekitar rongga hidung terdapat empat sinus yaitu sinus maksilaris (terletak di pipi) , sinus etmoidalis (kedua mata) , sinus frontalis (terletak di dahi) dan sinus sfenoidalis (terletak di belakang dahi).

         Sinusitis adalah peradangan, atau pembengkakan, dari jaringan yang melapisi sinus. Biasanya sinus berisi udara, tetapi ketika sinus tersumbat dan berisi cairan, kuman (bakteri, virus, dan jamur) dapat berkembang dan menyebabkan infeksi.

Secara klinis sinusitis dibagi atas berbagai jenis :

1. Sinusitis akut : Sebuah kondisi mendadak seperti gejala seperti pilek, hidung tersumbat dan nyeri wajah yang tidak hilang setelah 10 sampai 14 hari. Sinusitis akut biasanya berlangsung 4 minggu atau kurang.

2. Sinusitis subakut : Sebuah peradangan yang berlangsung 4 sampai 8 minggu.

3. Sinusitis kronis : Suatu kondisi yang ditandai dengan gejala radang sinus yang berlangsung 8 minggu atau lebih.

4. Sinusitis berulang : Beberapa serangan dalam setahun

Pada penderita sinusitis, biasanya bisa di temukan gejala-gejala seperti di bawah ini :

–   Napas berbau

–   Sakit kepala

–   Hidung tersumbat

–   Postnasal Drip

–   Batuk, biasanya akan memburuk saat malam

–   Rasa sakit atau adanya tekanan di daerah dahi, pipi, hidung & diantara mata

–   Berkurangnya daya pengecap

–   Hidung terus meler dengan warna hijau pekat

–   Demam

–   Berkurangnya daya penciuman

 

 

POLIP

          Penyakit Polip Hidung adalah benjolan berbentuk cairan yang ada didalam rongga hidung. Polip ini dapat berlangsung dikarenakan bakteri yang masuk hingga mengakibatkan infeksi atau polip hidung, umumnya polip hidung ini berlangsung pada umur dewasa, namun polip hidung juga dapat berlangsung pada anak-anak serta umur muda.

 

Gejala Penyakit Polip :

–   Gampang rasakan sakit kepala.

–   Hidung terhalang yang menetap serta merasa ada lendir pada sinus hidung.

–   Kerap mengeluarkan lendir dari hidung seperti gejala influenza.

–   Daya penciuman menurun.

–   Rongga hidung kerap merasa gatal serta kerap bersin.

–   Mata berair karena alergi.

Penyebab Penyakit Polip

          Faktor alergi dan infeksi menyebabkan radang berulang, sehingga terjadi pembengkakan di mukosa hidung. Makin lama penonjolan mukosa hidung bertambah panjang, sampai terbentuk tangkai. Itulah proses terjadinya penyakit polip. Penyakit Polip biasanya tumbuh di daerah dimana selaput lendir membengkak akibat penimbunan cairan, seperti daerah di sekitar lubang sinus pada rongga hidung.

 

ASMA

          Asma adalah penyakit alergi yang diturunkan dari orang tua dan ditandai dengan gangguan saluran nafas seperti sesak, batuk yang disertai suara mengi namun tanpa disertai demam (kecuali bila ada infeksi).

 

Gejala Asma

          Gejala asma beragam, antara lain rasa sesak yang hilang timbul dan kadang batuk yang tidak sembuh dengan antibiotik. Pada kondisi yang berat, sesak nafas ini dapat menimbulkan penurunan kesadaran. Asma dapat mengenai semua usia, dari anak hingga orang tua.

Penyebab Kambuhnya Asma

–  Aspek genetic

–  Kemungkinan alergi

–  Saluran napas yang memang mudah terangsang

–  Jenis kelamin

–  Ras/etnik

–  Tungau debu rumah

–  Binatang, kecoa

–  Tepung sari bunga

–  Jamur

–  Makanan-makanan tertentu, bahan pengawet, penyedap, pewarna makanan

–  Obat-obatan tertentu

–  Iritan (parfum, bau-bauan merangsang, household spray)

–  Ekspresi emosi yang berlebihan

–  Asap rokok dari perokok aktif dan pasif

–  Polusi udara dari luar dan dalam ruangan

–  Infeksi saluran napas

–  Exercise induced asthma, mereka yang kambuh asmanya ketika melakukan aktivitas fisik tertentu

–  Perubahan cuaca

Pencegahan Asma

          Menangani asma, yang utama adalah pencegahan dari faktor pencetusnya. Pencegahan ini harus dilakukan oleh pasien. Karena faktor pencetus asma tidak dapat ditentukan oleh dokter melainkan oleh pasien sendiri dengan memperhatikan waktu terjadinya serangan asma. Pengobatan asma terdiri dari obat reliever yang bertujuan menghilangkan gejala yang sudah terjadi dan controller yang bertujuan mencegah serangan sebelum terjadi. Contoh obat reliever adalah salbutamol dan contoh obat controller adalah budesonide yang semuanya diberikan secara inhalasi. Olahraga adalah salah satu upaya yang dapat membantu menurunkan kejadian serangan asma, dan jenis olahraga yang dianjurkan adalah yang bersifat aerobik seperti jogging, berenang, maupun bersepeda.

Bagaimana Asma Diobati..?

          Sejauh ini, penyakit asma tidak dapat disembuhkan dan obat-obatan yang ada saat ini hanya berfungsi menghilangkan gejala. Namun, dengan mengontrol penyakit asma, penderita penyakit asma bisa bebas dari gejala penyakit asma yang mengganggu sehingga dapat menjalani aktivitas hidup sehari-hari. Mengingat banyaknya faktor risiko yang berperan, maka prioritas pengobatan penyakit asma sejauh ini ditujukan untuk mengontrol gejala. Kontrol yang baik ini diharapkan dapat mencegah terjadinya eksaserbasi (kumatnya gejala penyakit asma), menormalkan fungsi paru, memperoleh aktivitas sosial yang baik dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Pada dasarnya penanganan asma yang paling efektif adalah dengan menghindari fakttor-faktor pencetus asma dan menggunakan obat asma untuk mengurangi pembengkakan saluran pernafasan. Pengobatan asma secara cepat/jangka pendek yaitu dengan menggunakan obat pelega saluran pernafasan seperti inhaler dan nebulizer yang berfungsi menghentikan serangan asma. Pengobatan jangka panjang yang berfungsi untuk mencegah terjadinya serangan asma adalah dengan menggunakan obat-obatan seperti steroid berfungsi untuk tetap membuat saluran pernafasan terbuka dan menggurangi pembengkakan.

 

ARTIKEL MENARIK LAINNYA :

 

Mengenal Penyakit TBC, Sinusitis, Polip, dan Astma 2

Rp 55.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBRONCARE OBAT ASMA Herbal Indo Utama
Harga Rp 55.000
Lihat Detail »
base
Rp 130.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangDIAMOND PROPOLIS NEW ZEALAND PREMIUM REAKSI CEPAT
Harga Rp 130.000
Lihat Detail »
base
Rp 49.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangALBIGURAA HERBAL GURAH MODERN
Harga Rp 49.000
Lihat Detail »
base
Rp 38.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSYIFA GURAH PILBASMA (Gurah Kaplet)
Harga Rp 38.000
Lihat Detail »
Rp 26.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSIRUP MADU ALBIGURAA PLUS PROPOLIS
Harga Rp 26.000
Lihat Detail »
Rp 45.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangGURAFIT
Harga Rp 45.000
Lihat Detail »
Rp 40.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSYIFA KIDS ISPLEK (ISPA & FLEK PARU)
Harga Rp 40.000
Lihat Detail »
Rp 40.000
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSYIFA KIDS FLUBA (FLU & BATUK)
Harga Rp 40.000
Lihat Detail »

Hubungi kami

081 5665 3474
081 5665 3474
081 5665 3474