Mengenal Temulawak dan Khasiatnya

Kategori Temulawak
Di lihat 327 kali
Harga Rp (hubungi cs)
Beli Sekarang
081 5665 3474
081 5665 3474
081 5665 3474

Temu lawak (Curcuma xanthorrhiza) adalah tumbuhan obat yang tergolong dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae)[1]. Ia berasal dari Indonesia, khususnya Pulau Jawa, kemudian menyebar ke beberapa tempat di kawasan wilayah biogeografiMalesia. Saat ini, sebagian besar budidaya temu lawak berada di IndonesiaMalaysiaThailand, dan Filipina[2] tanaman ini selain di Asia Tenggara dapat ditemui pula di ChinaIndochinaBarbadosIndiaJepangKoreaAmerika Serikat dan beberapa negara Eropa.

Nama daerah di Jawa yaitu temulawak, di Sunda disebut koneng gede, sedangkan di Madura disebut temu labak[1]. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada dataran rendah sampai ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut dan berhabitat di hutan tropis[2]. Rimpang temu lawak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada tanah yang gembur[3].

Di Indonesia satu-satunya bagian yang dimanfaatkan adalah rimpang temu lawak untuk dibuat jamu godog. Rimpang ini mengandung 48-59,64 % zat tepung, 1,6-2,2 % kurkumin dan 1,48-1,63 % minyak asiri dan dipercaya dapat meningkatkan kerja ginjal serta anti inflamasi. Manfaat lain dari rimpang tanaman ini adalah sebagai obat jerawat, meningkatkan nafsu makan, anti kolesterol, antiinflamasi, anemia, antioksidan, pencegah kanker, dan antimikroba.

Kandungan Temulawak

Kandungan utama rimpang temulawak adalah proteinkarbohidrat, dan minyak atsiri yang terdiri atas kamferglukosidaturmerol, dan kurkumin[2]Kurkuminbermanfaat sebagai anti inflamasi (anti radang) dan anti hepototoksik (anti keracunan empedu).

Temu lawak memiliki efek farmakologi yaitu, hepatoprotektor (mencegah penyakit hati), menurunkan kadar kolesterol, anti inflamasi (anti radang), laxative(pencahar), diuretik (peluruh kencing), dan menghilangkan nyeri sendi[1]. Manfaat lainnya yaitu, meningkatkan nafsu makan, melancarkan ASI, dan membersihkan darah[2].

Selain dimanfaatkan sebagai jamu dan obat, temu lawak juga dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat dengan mengambil patinya, kemudian diolah menjadi bubur makanan untuk bayi dan orang-orang yang mengalami gangguan pencernaan[6]. Di sisi lain, temu lawak juga mengandung senyawa beracun yang dapat mengusirnyamuk, karena tumbuhan tersebut menghasilkan minyak atsiri yang mengandung lineloolgeraniol yaitu golongan fenol yang mempunyai daya repellan nyamukAedes aegypti[7].

[https://id.wikipedia.org/wiki/Temu_lawak]

Khasiat Temulawak

Penelitian Ilmiah Manfaat Temulawak Untuk Menjaga Kesehatan Hati dan Pengobatan Untuk Pemulihan Penderita Hepatitis

Tujuan dari penelitian kali ini adalah untuk mengetahui pengaruh sari rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) terhadap kerusakan sel hati tikus putih (Rattus norvegicus) strain Wistar betina yang diberi larutan timbal nitrat (Pb(NO3)2) Jenis penelitian ini adalah eksperimen sungguhan, populasi dalam penelitian ini adalah tikus putih (Rattus norvegicus) strain Wistar betina. Jumlah sampel yang digunakan adalah 24 ekor, penelitian ini terdiri dari 6 perlakuan yaitu perlakuan kontrol, perlakuan diberi (Pb(NO3)2) perlakuan kombinasi diberi (Pb(NO3)2) + sari rimpang temulawak konsentrasi 10%, 30%, 50%, dan 70% yang diberikan secara peroral. Setiap perlakuan menggunakan 4 kali ulangan, sedangkan teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling (sederhana).

Variabel penelitian yaitu variabel bebas: konsentrasi rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.), variabel tegantung: jumlah nekrosis sel hati, variabel kontrol: dosis (Pb(NO3)2), jenis kelamin tikus, umur tikus, makanan dan minuman tikus, kandang, perawatan, temulawak dan cara pembuatan sari rimpang temulawak. Analisis data jumlah nekrosis sel hati menggunakan ANAVA 1 faktor yang dilanjutkan dengan uji duncan’s taraf signifikasi 1%.

Berdasarkan hasil uji ANAVA 1 faktor pada jumlah nekrosis sel hati diperoleh Fhitung = 171,409 > Ftabel = 4,89 (pada signifikasi 1%) ini menunjukkan ada pengaruh pemberian berbagai konsentrasi sari rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) terhadap jumlah nekrosis sel hati tikus (Rattus norvegicus) strain Wistar betina. Sedangkan dari hasil uji duncan’s dengan taraf 1%, perlakuan yang paling baik terhadap nekrosis sel hati yaitu pada perlakuan pemberian konsentrasi 70% dimana rata-rata nekrosis sel adalah 6%, persentase nekrosis pada perlakuan ini tidak berbeda nyata dengan kontrol, dimana pada kontrol rata- rata nekrosis sel adalah 3%, hal tersebut membuktikan bahwa sari rimpang temulawak 70% dengan kandungan zat aktif curcumin dapat digunakan sebagai hepatoprotektor.

Penelitian Manfaat Temulawak Untuk Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat (LDL) Dalam Darah

Uji Klinis yang melibatkan 80 pasien kolesterol tinggi, membuktikan bahwa pemberian 2 kapsul ekstrak temulawak selama 2 hari sekali dalam jangka waktu 4 minggu mampu menurunkan kadar kolesterol 18, 25% dan kadar kolesterol jahat turun hingga 25,98% ( Hasil Penelitian Prof. Dr. Suwijiyo Pramono Apt dari Fakultas Farmasi UGM) 

Penelitian Ilmiah Manfaat Temulawak Untuk Mencegah Stroke 

Penelitian tentang manfaat temulawak sebagai antistroke dilakukan di Unpad Bandung. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa Xanthorrizol yang dikandung temulawak bisa mencegah penyumbatan darah ke otak ( Prof. Dr. Sidik Apt, guru besar emiritus Farmasi Universitas Padjajaran Bandung) 

Penelitian Ilmiah Manfaat Temulawak Untuk Menjaga Hati dari Kerusakan 

Hasil penelitian ini didapatkan dari penelitian yang dilakukan di Seoul Korea Selatan. Penelitian menunjukkan bahwa Temulawak berkhasiat membantu detoksifikasi di hati, melindungi liver, dan sekresi cairan empedu. ( Hasil penelitian Prof. Dr. Jk Hwang dari Yonsei University di Seoul Korea) 

Penelitian Manfaat Temulawak Untuk Menurunkan Suhu Tubuh Saat Demam/Panas, Anti Plak dan Sumber Antioksidan

Yamakazi dan tim penelitinya dari Jepang melakukan pebelitian ilmiah tentang manfaat temulawak untuk menurunkan suhu tubuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Temulawak mengandung germakron yang berfungsi menekan sistem syaraf pusat yang kemudian efeknya mampu menurunkan suhu tubuh. Penelitian lainnya yang dilakukan oleh beberapa universitas berhasil membuktikan bahwa rimpang temulawak bisa juga digunakan sebagai obat antistroke, antioksidan, menghambat osteoporosis, sebagai antiplasmodial, anti plak dan pertahanan gigi.

Kandungan Zat Aktif  Temulawak 

Berdasarkan hasil tes uji yang dilakukan oleh Balai penelitian tanaman dan obat, diperoleh sejumlah zat / senyawa dalam rimpang temulawak antara lain : Air 19,98%, pati 41,45%, serat 12,62%, abu 4,62%, abu tak larut asam 0,56%, sari air 10,96%, sari alkohol 9,48%, dan kurkumin 2,29%.Dari hasil pengujian tersebut, ditemukan juga kandungan alkaloid, flavonoid, fenolik, triterpennoid, glikosida tannin, saponin dan steroid . Dalam rimpang temulawak terdapat juga kandungan minyak atsiri sebesar 3,81%, meliputi : d-kamfer, sikloisoren, mirsen,p-toluil metikarbinol, pati, d-kamfer, siklo isoren, mirsen, p-toluil metilkarbinol, falandren, borneol, tumerol, xanthorrhizol, sineol, isofuranogermakren, zingiberen, zingeberol, turmeron, artmeron, sabinen, germakron, dan atlantone.

Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan

Berdasarkan hasil penelitian ilmiah, Temulawak terbukti sangat bermanfaat bagi kesehatan, dengan catatan penggunaan harus dilakukan secara kontinyu dan tentu saja harus diminum secara teratur. Beberapa manfaat temulawak bagi kesehatan antara lain:

  • Menambah nafsu makan terutama pada anak-anak dan balita
  • Mencegah kerusakan hati dan Memelihara kesehatan fungsi hati,
  • Bermanfaat sebagai Anti radang dan nyeri sendi,
  • Menghambat terjadinya penggumpalan darah,
  • Sebagai antioksidan untuk pemeliharaan kesehatan,
  • Menjaga kadar kolesterol tetap stabil dengan menormalkan lemak darah, termasuk kolesterol,
  • Memperlancar pencernaan dan Memperbaiki fungsi pencernaan,

[http://www.sakadoci.com/2016/03/penelitian-ilmiah-dan-fakta-manfaat.html]

Hubungi kami

081 5665 3474
081 5665 3474
081 5665 3474