Mengenal Devinisi, Sejarah, dan Kelebihan Herbal

Kategori Pendahuluan
Di lihat 516 kali
Harga Rp (hubungi cs)
Beli Sekarang
081 5665 3474
081 5665 3474
7CE9AA7F
081 5665 3474

Pendahuluan

 

Menjaga Kekebalan Tubuh Adalah Prioritas

          Setiap hari kita dihadapkan dengan beragam polusi, radiasi, jutaan virus, bakteri, spora jamur, serta bermacam-macam racun lainnya yang siap menyerang kita dan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan tubuh kita. Menjaga kekebalan tubuh merupakan suatu keharusan dan merupakan pertahanan alamiah terbaik. Sistem kekebalan tubuh adalah suatu sistem yang terdiri dari sel-sel darah dan kelenjar kompleks, yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari serangan berbagai penyakit. Seringkali kita sangat meremehkan faktor-faktor penyebab penyakit dan justru biasanya kita baru menyadari setelah terserang penyakit.

         Sebenarnya faktor-faktor yang sangat mempengaruhi daya tahan tubuh kita menurun dan sangat rentan terhadap berbagai serangan penyakit, diantaranya :

• Pola hidup yang tidak benar

   Istirahat tidak cukup, olah raga yang tidak teratur, kurang menjaga kebersihan, dan lain- lain

• Pola makan yang tidak sehat

   Makan makanan yang mengandung bahan kimia, makanan yang tidak bergizi & tidak higienis, makan berlebihan, dan lain-lain.

• Lingkungan yang tidak sehat

   Polusi, radiasi, pencemaran, asap rokok, sampah, dan lain-lain.

 

          Tubuh kita pada kondisi berturut-turut mendapatkan pola makan yang tidak baik, atau banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung residu bahan kimia, serta kurang berolah raga akan mengalami penurunan daya tahan (sistem imun). Penurunan daya tahan tubuh akan mengurangi kemampuan tubuh untuk membuang zat-zat asing atau zat-zat sampah yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Contohnya : zat pewarna sintetis, zat pengawet, pelunak, zat penyedap makanan, juga zat-zat yang terbawa pada bahan-bahan makanan seperti residu bahan kimia pestisida, herbisida, pupuk kimia yang terbawa pada produk hasil pertanian. Obat-obatan ternak, hormon, dan vaksin pada produk peternakan, serta bahan-bahan kimia yang kita hirup dari udara dalam bentuk polusi timah yang dihasilkan dari asap kendaraan bermotor dan asap pabrik, serta bahan kimia yang mencemari air minum yang berbahaya bagi tubuh kita contohnya mercury, dll.

          Seiring dengan perkembangan teknologi tentu kita kesulitan menemukan makanan yang betul-betul sehat, dalam arti memiliki gizi yang baik serta bebas dari residu /cemaran zat-zat asing tersebut. Pada tubuh kita zat-zat tersebut merupakan toxin yang dapat merusak sel-sel tissue atau menjadi zat carsinogenik yang dapat merangsang pertumbuhan sel-sel cancer. Menurut para medis kerusakan sel tissue pada organ tubuh akan berpotensi terhadap terjangkitnya penyakit, dan kelebihan zat carsinogenik juga berpotensi terjadi penyimpangan pertumbuhan sel tubuh yang kita kenal dengan cancer/kanker, tumor, dll.

          Melihat kondisi kita yang cenderung menerapkan pola makan yang salah, dan kita sulit menghindari makanan yang bebas bahan cemaran serta kurangnya kita melakukan olahraga berpotensi terjadinya penumpukan toxin pada tubuh kita. Toxin akan tertimbun dalam tubuh kita dan sangat berbahaya bagi kesehatan, sehingga kita perlu melakukan detoxifikasi.

         Dr. Henry Chang yakin bahwa umur manusia dapat mencapai 100 tahun, tetapi sebagian besar manusia tidak dapat berumur panjang karena makanan mereka mengandung terlalu banyak bahan kimia. Hal ini mempengaruhi fungsi2 sistim kekebalan mereka, sehingga mengakibatkan tekanan darah tinggi, kanker darah (leukemia) serta penyakit2 masa kini lainnya. Pada dasarnya, banyak Negara di dunia telah setuju untuk menuju kearah mencipta sebuah “bumi organik”. Jika makanan organik menjadi popular diseluruh dunia, sehingga dapat mengubah kebiasaan makan dan minum kita, maka tujuan ideal “hidup sehat”, panjang umur memang bukan hanya impian.

         Dr. Henry B. Bieler : “Toksin (racun) pada tubuh merupakan penyebab timbulnya berbagai penyakit pada manusia. Jenis-jenis penyakit yang dialami ditentukan oleh kerusakan yang disebabkan oleh TOKSIN tersebut”.

 

Kini Telah Hadir Herbal & Thibbun Nabawi

         Alhamdulillah…, kini telah hadir di tengah-tengah kita produk-produk herbal alami berkualitas dan berkhasiat, memadukan secara sinergis antara resep pengobatan tradisonal dengan thibbun nabawi (resep pengobatan metode Nabi) yang diracik & diawasi langsung oleh para Apoteker ahli, sehingga menghasilkan ramuan sarana penyembuhan dan suplemen yang dapat dibuktikan secara empiris maupun medis, menjadikan produk-produk herbal kami berkhasiat, aman untuk dikonsumsi, dan sangat minim efek samping (karena memang ada ada segelintir tanaman herba yang mempunyai efek samping).

 

Definisi Herbal dan Thibbun Nabawi

#  HERBAL

       “Herbal atau obat tradisional adalah setiap bahan atau ramuan bahan berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan galenik atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang secara trasional telah digunakan untuk pengobatan secara empiris (turun-temurun berdasarkan pengalaman)”. [Peraturan Menteri Kesehatan RI No.246 / MenKes / Per / V / 1990].

 

#  THIBBUN NABAWI

1) Thibbun Nabawi : Pengobatan yang memakai alat, bahan-bahan, metode/cara kerja seperti pada zaman Nabi Muhammad Shallalaahu ‘alaihi wassalam.

(2) Thibbun Nabawi : Pengobatan yang diamalkan/ditetapkan para Nabi, Sahabat, Tabi’in, Tabi’ut Tabi’in dan para pengikutnya.

(3) Thibbun Nabawi : Pengobatan yang menjaga akal, nasab, jiwa, jasad dan kehormatan manusia.

(4) Thibbun Nabawi : Pengobatan yang tidak bercampur dengan sesuatu yang haram, syirik, khurofat, dan bid’ah.

(5) Thibbun Nabawi : Pengobatan yang menjadikan ALLAH sebagai penyembuh yang tidak mengurangi ketawakalan.

 

Sejarah & Perkembangan Herbal di Indonesia

          Sejarah tanaman obat atau herbal di Indonesia berdasarkan fakta sejarah adalah obat asli Indonesia. Catatan sejarah menunjukkan bahwa di wilayah nusantara dari abad ke 5 sampai dengan abab ke 19, tanaman obat merupakan sarana paling utama bagi masyarakat tradisional kita untuk pengobatan penyakit dan pemeliharan kesehatan. Kerajaan di wilayah nusantara seperti Sriwijaya, Mojopahit dan Mataram mencapai beberapa puncak kejayaan dan menyisakan banyak peninggalan yang dikagumi dunia, adalah produk masyarakat tradisional yang mengandalkan pemeliharaan kesehatannya dari tanaman obat.

          Banyak jenis tanaman yang digunakan secara tunggal maupun ramuan terbukti sebagai bahan pemelihara kesehatan. Pengetahuan tanaman obat yang ada di wilayah Nusantara bersumber dari pewarisan pengetahuan secara turun-temurun, dan terus-menerus diperkaya dengan pengetahuan dari luar Nusantara, khususnya dari China dan India. Tetapi dengan masuknya pengobatan modern di Indonesia, dengan didirikannya sekolah dokter jawa di Jakarta pada tahun 1904, maka secara bertahap dan sistematis penggunaan tanaman obat sebagai obat telah ditinggalkan. Dan telah menggantungkan diri pada obat kimia modern, penggunaan tanaman obat dianggap kuno, berbahaya dan terbelakang.

          Sebagai akibatnya masyarakat pada umumnya tidak mengenal tanaman obat dan penggunaannya sebagai obat. Namun masih ada sebenarnya upaya yang melestarikan dan memanfaatkan tanaman obat dalam dokumentasinya seperti K. Heyne, menulis buku ” Tanaman Berguna Indonesia “,. Dr. Seno Sastroamidjojo, dengan bukunya ” Obat Asli Indonesia “. Dan beberapa upaya mengembangankan pengetahuan tanaman obat Indonesia dan aplikasinya dalam pengobatan. Saat ini obat herbal digunakan di klinik pengobatan Tradisional RS.Dr.Sutomo Surabaya dan beberapa rumah sakit besar di Jakarta juga sudah menyediakan obat herbal.

          Beberapa dekade terakhir ini terdapat kecenderungan secara global untuk kembali ke alam. Kecenderungan untuk kembali ke alam atau ” back to nature “, dalam bidang pengobatan pada herbal ini sangat kuat di Negara-negara maju dan berpengaruh besar di Negara-negara berkembang seperti Indonesia. Lembaga-lembaga pendidikan pelatihan herbalpun kini telah banyak diminati masyarakat. Pentingnya Kepedulian kita akan tanaman obat atau  herbal yang telah sejak jaman dulu kala perlu di lestarikan dan di terapkan seperti negara-negara lain yang  telah menggunakan herbal sebagai obat leluhur. (Sumber : http://hutantropis.com/sejarah-pengobatan-herbal )

 

Kenapa Pilih Herbal..?

  1. Aman dan minim efek samping
  2. Bebas toksin (racun) dan mampu men-detoxifikasi (membersihkan racun yang ada di dalam tubuh)
  3. Tidak hanya menghilangkan rasa sakit & gejalanya, tapi juga menyembuhkan akar penyakitnya
  4. Multi khasiat, karena 1 tumbuhan herba biasanya dapat mengobati beberapa penyakit. Maka tak heran jika misalnya ada yang sakit hipertensi & diobati dengan herbal, sakit Maagnya ikut sembuh; kolesterol & gula darah ikut normal; jantung menjadi sehat; staminanya & daya tahan tubuh ikut meningkat; dan lain sebagainya. Diantara herbal yang multi khasiat & aman dikonsumsi dalam waktu yang panjang : Madu, Habbatus Sauda’, Zaitun, Mengkudu, Mahkota Dewa, Spirulina, Rosella, dan lain-lain. Herbal-herbal tersebut juga sangat cocok dikonsumsi sebagai suplemen harian untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah terserang penyakit.
  1. Harga relatif terjangkau
  2. Efektif, bahkan untuk penyakit yang sulit diobati secara medis. Karena berdasarkan pengalaman turun-temurun yang tertulis maupun lisan, dan kemudian dipelajari dari berbagai aspek seperti botani, kimia dan farmakologi. Pendekatan dalam penggunaan herbal ditekankan pada aspek farmakologi yang merupakan fungsi herbal tersebut dalam proses pengobatan.
  3. Aplikasinya lebih sederhana. Jika diagnosa sudah jelas maka pengobatan dapat dilakukan di rumah dengan bantuan anggota keluarga yang lain. Bantuan dokter dibutuhkan untuk diagnosis yang benar berdasarkan data laboratorium. Rekomendasi terapi dapat diberikan oleh dokter yang juga herbalis, tetapi perawatannya bisa di rumah oleh anggota keluarga.

KALAU ADA YANG ALAMI & AMAN, KENAPA PILIH YANG JELAS BERESIKO EFEK SAMPING…???

 

Herbal Menimbulkan Efek Positif (Detoksifikasi)

           Detoksifikasi atau dikenal dengan detox adalah proses pembersihan toxin pada tubuh dengan tujuan untuk menyehatkan tubuh. Proses detox atau pengeluaran toxin dari tubuh dapat kita digolongkan menjadi dua proses yaitu detoxifikasi secara alamiah dan secara medis. Detoxifikasi secara alamiah merupakan proses alamiah tubuh setiap saat, dalam wujud keringat, urine, tinja, kotoran haid, dll. Tubuh dalam kondisi normal dan sehat dapat mengeluarkan toxin atau zat-zat asing sisa-sisa metabolisme atau sel-sel mati yang sudah tidak dibutuhkan oleh tubuh. Meskipun demikian tidak semua toxin pada tubuh dapat dibuang secara tuntas, karena tubuh memiliki kemampuan terbatas sehingga hanya dalam jumlah tertentu toxin dapat dikeluarkan oleh tubuh kita. Tubuh kita tidak mampu mengeluarkan toxin untuk jumlah yang berlebihan, sehingga untuk mengoptimalkan proses detoxifikasi tubuh membutuhkan bantuan dari luar.

   Dr. Amarullah Siregar (Pakar Herbalis) mengatakan :

       ”Obat yang terbuat dari bahan kimia tidak bisa memberikan kesembuhan secara total, karena hanya memperbaiki beberapa fungsi system tubuh atau mengobati gejalanya saja. Sebaliknya obat herbal memiliki kemampuan memperbaiki keseluruhan system, karena bekerja lebih komprehensif. Disamping lebih aman dan minim efek samping, pengobatan herbal memberikan solusi yang lebih tuntas dan maksimal, karena system pengobatannya melalui proses alamiah dalam mengeluarkan toxin (racun) dari dalam tubuh, yang disebut dengan proses DETOXIFIKASI.

        Penyakit terjadi apabila proses pembuangan tidak optimal, dan racun mulai masuk ke dalam jaringan organ-organ. Dalam sejumlah hasil penelitian disebutkan bahwa kondisi racun yang berlebihan erat kaitannya dengan penyebab penuaan dini dan penyakit degeneratif (lever, jantung, diabet, kanker, dan lain-lain), serta menurunkan kekebalan tubuh, oleh karena itu toxin harus dikeluarkan dari dalam tubuh….”. [Seminar “Obat Herbal Tradisional Menuju Herbal Bio-Molekuler”, oleh Departemen Kesehatan]

         Detoksifikasi bukanlah efek samping, melainkan sebuah proses awal bekerjanya herbal. Detoksifikasi tidak berlangsung lama (bersifsat sementara, hanya 1-3 hari), dan proses detoksifikasi kadang bisa dirasakan secara langsung, tapi seringnya juga tidak dirasakan. Detoksifikasi yang sering terjadi, diantaranya :

–  Demam (meriang)

–  Nyeri & pegal pada persendian

–  Mengantuk

–  Gatal-gatal

–  Batuk & bersin

–  Muntah

–  Sering buang air kecil & besar

–  Tenggorokan kering

–   Dan lain-lain

         Jika terjadi hal demikian, teruskan pengobatan & mulai dari dosis yang rendah, karena itu pertanda obat herbal sedang berkerja secara optimal. Lakukanlah konsultasi dengan tenaga medis pada perusahaan herbal tersebut.

 

Herbal Prosesnya Bertahap dan Butuh Kesabaran

Andi Suhendi,S.Farm,Apt. berkata :

       “Obat-obat yang berasal dari tumbuhan (herbal) tidak ada yang memiliki reaksi cepat seperti obat-obat kimia sintetis. Oleh karena itu terkadang efek dari obat herbal baru dirasakan paling tidak 1 minggu. Dan kecepatan efek ini sangat tergantung pada masing-masing kondisi tubuh pemakai. Maka selama terapi herbal sedang berlangsung, kita dituntut untuk sedikit bersabar sambil terus mengikuti anjuran pemakaian yang disarankan oleh dokter atau herbalis. Kesabaran juga bersinergi dengan keyakinan dalam membantu kecepatan proses penyembuhan”.

Dr. Adika Mianoki mengatakan :

       “Mencari kesembuhan dengan pengobatan herbal adakalanya dibutuhkan kesabaran”.

[Sumber : Buletin Kesehatan “Klub Sehat AFIAFIT”, edisi 1/Februari 2010]

 

Rp (hubungi cs)
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPenyakit Demam Menghapuskan Dosa Seorang Muslim
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Rp (hubungi cs)
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBolehkah Minum Obat Herbal Bersamaan dengan Obat Dokter..?
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Rp (hubungi cs)
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBolehkan Wanita Hamil Mengkonsumsi Herbal..?
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Rp (hubungi cs)
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBijak Dalam Menggunakan Obat Herbal dan Obat Kimia
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Rp (hubungi cs)
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKetika Seorang Muslim Diuji Sakit
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »
Rp (hubungi cs)
Order Sekarang » SMS : 081 5665 3474
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengkonsumsi Herbal
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Hubungi kami

081 5665 3474
081 5665 3474
7CE9AA7F
081 5665 3474
Customer service 1